Senin, 23 Juli 2018

APRIL Pulp Mengembangkan Perajin Kain Tenun


Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki kesenian yang banyak dikenal oleh dunia. Selain kesenian seperti tarian-tarian, alat musik tradisional, dan bangunan-bangunan peninggalan sejarah serta kain-kain khas milik Indonesia. Pakaian seperti kebaya dan kain batik merupakan ciri khas dari Indonesia. Begitupun dengan kain tenun, Indonesia terutama di daerah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan sering dijumpai. Kain tenun sendiri merupakan teknik dalam pembuatan kain yang dibuat dengan cara menggabungkan benang secara memanjang dan melintang. Kain tenun biasanya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, dan lainnya. Seni tenun berkaitan erat dengan sistem pengetahuan, budaya, kepercayaan, lingkungan alam, dan sistem organisasi sosial dalam masyarakat. Kualitas tenunan biasanya dilihat dari mutu bahan, keindahan tata warna, motif, pola dan ragam hiasanya.

Salah satu produsen pulp dan kertas terkemuka di Indonesia, APRIL Grup ya APRIL Pulp, kini menggandeng masyarakat sebagai mitra binaan dalam melakukan pengembangan keterampilan para perajin tenun. Para penenun ini dipekerjakan dalam pembuatan kain tenun untuk perusahaan. Para penenun diberi bayaran sesuai dengan jumlah kain tenun yang biasanya mereka hasilkan dan dalam hal ini mereka membutuhkan waktu antara empat hingga lima minggu untuk menyelesaikan satu kain tenun. Yang lebih istimewanya, mereka tidak harus bekerja di perusahaan. Mereka bisa mengerjakan pekerjaannya di rumah masing-masing.


Program ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2018 dan perkembangan positifnya terlihat jelas. Hal tersebut bisa dilihat dari pesanan kain tenun yang kian hari terus berdatangan. Kebanyakan konsumen menyukai motif tenun khas Melayu. Oleh karena itu, anak perusahaan APRIL Grup, PT Riau Andalan Pulp and Paper memamerkan sejumlah hasil kerajinan mitra penenun binaannya di sejumlah hotel. Hal ini rupanya mendapat perhatian dari para pengunjung hotel yang tertarik untuk membelinya.

Selain itu, PT RAPP berharap dapat menarik pihak lain untuk bergabung seperti Rahmi dan Sri. Mereka ingin membesarkan kegiatan ini seperti halnya Rumah Batik Andalan yang sudah sukses. Saat ini, APRIL Grup berencana hendak mencari lokasi sebagai basis kegiatan. Lokasinya diperkirakan ada di kawasan Gang 2000 yang sudah menjadi sentra industri tenun di Pangkalan Kerinci. Dengan bergabung dalam kegiatan pengembangan keterampilan menenun, banyak keuntungan yang diperoleh. Perajin otomatis langsung menjadi mitra APRIL Grup. Dengan bekal yang mereka peroleh sampai saat ini, mereka akan mendapat beragam dukungan mulai dari pengembangan kemampuan, pemasaran, hingga manajemen. Selain itu, kemudahan seperti bantuan permodalan pasti akan diperoleh. Siapa saja boleh ikut serta dalam kegiatan tersebut. Namun, APRIL Pulp memberi syarat agar peserta memang serius dalam menekuni kerajinan tenun. Nanti mereka akan diajari menenun oleh Rahmi dan Sri yang lebih dulu terampil. Dan begitulah APRIL Pulp dalam mengembangkan perajin kain tenun.

Bagikan

Jangan lewatkan

APRIL Pulp Mengembangkan Perajin Kain Tenun
4/ 5
Oleh samantha reyhan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.