Jumat, 30 Maret 2018

Media Online Kumparan, Baca Berita Rasa Media Sosial


Sebelumnya, saya tidak menemukan berita online yang benar-benar ‘readable’. Selain berpotensi mengandung berita kebohongan, membaca berita online terkesan kaku dan tidak se-menyenangkan bermain media sosial. Hingga saya menemukan sebuah platform berita baru, media online Kumparan.

Di tengah maraknya berita hoax atau click bait yang bertebaran di media sosial, saya mulai tertarik untuk mencari opsi lain dalam membaca berita online. Namun, daya tarik media sosial tetap membuat saya gemar men-scroll timeline-nya. Terasa lebih nyaman dibandingkan kebanyakan media online dengan tampilan dan isi yang kaku.

Lalu, saya menemukan sebuah laman daring yang mampu menggabungkan antara membaca berita online  dan juga media sosial. Laman tersebut bertajuk Kumparan, dengan label sebagai platform media kolaboratif yang mengedepankan internet dan berbasis teknologi terkini.

Kemudian, saya mencoba untuk membaca beberapa tulisan di sana. Wah, isi beritanya berkualitas dan enak dibaca, pikir saya. Selain itu, tampilannya menarik. Minimalis, dan tidak bertele-tele. Judul-judul beritanya pun tidak berlebihan macam berita-berita online “ecek-ecek” yang seringkali tidak nyambung antara judul dengan isi berita.

Karena tidak setiap saat saya bisa mengakses Kumparan lewat PC atau laptop, saya memutuskan untuk menginstalnya di smartphone. Hanya berkapasitas 7,7 MB, aplikasi ini sangat kompatibel terhadap smartphone saya yang basicly memiliki RAM yang rendah karena termasuk low end. Aplikasi ini “ramah” terhadap semua jenis smartphone.

  • Untuk Android bisa diunduh melalui Google Playstore atau disini
  • Untuk iOS bisa diunduh melalui App Store iOS atau disini


Lalu, tanpa membuang waktu saya langsung membuka aplikasi tersebut. Disediakan beberapa opsi dari 14 media Kumparan yang bisa disesuaikan dengan minat. Wah, ini menarik. Saya pun memutuskan untuk men-subscribe beberapa media.

Di sana ada tersedia beberapa kategori berita mulai dari News, Hits, K-Pop, Bola, Sport, Mom, Style, Otomotif, Tech, Travel, Sains, Bisnis, Food, Millennial. Lengkap sekali, bukan ? Tanpa ragu saya pun memilih kategori berita K-pop, Food, dan Travel sesuai minat saya. 

Well, aplikasi ini memiliki tampilan yang simpel seperti media sosial, dan tetap dengan berita-berita yang bermutu. Informasi yang tersaji up to date, dengan judul-judul yang menarik dan isi berita yang disampaikan secara lugas. 

Yang terpenting, saya bisa bebas dari berita hoax karena media online ini memiliki tim yang berdedikasi untuk selalu melakukan filter terhadap konten yang masuk. Tim ini memiliki julukan yang unik dan keren, yakni intelijen konten. Jadi, rasanya worry-free dari hoax jika membaca berita dari aplikasi ini.

Kenapa saya sangat anti dengan berita hoax ? Selain menyesatkan, berita hoax juga sangat merugikan pihak-pihak tertentu. Selain itu, kebohongan berita itu membodohi para pembaca. So, buat Anda yang anti berita hoax dan merindukan berita-berita berkualitas, saya sangat merekomendasikan untuk menginstal Kumparan. 

Media online Kumparan terkesan lebih santai dalam memuat berita-berita ringan. Meski begitu, tulisan-tulisan di dalamnya tetap menyajikan ulasan yang mendalam dan ilmiah. Pendekatan ini membuat pembaca yang sebenarnya tidak terlalu berminat pada topik tertentu bisa mencernanya dengan mudah. 

Selain itu, hal lain yang saya suka adalah personalisasinya. Personalisas ini didukung dengan fitur interaksi antar pengguna. Kumparan menyediakan dan mendorong penggunanya untuk bersuara dan menyampaikan gagasan di platform ini. Media online ini mendorong pengguna untuk menulis dan menciptakan konten mereka sendiri.

Layaknya media sosial, Kumparan juga menyediakan fitur follow. Jadi, antar pengguna bisa saling mengikuti dan berinteraksi satu sama lain. Maka dari itu fitur ini sangat cepat diadopsi oleh para pengguna.

Bahkan, konon sejak hari pertama peluncurannya, media ini telah mengajak tokoh-tokoh besar di negeri ini untuk menulis di platform ini. Seperti mantan menteri ESDM Sudirman Said, Bambang Widjojanto yang merupakan pegiat antikorupsi, dan juga penulis fiksi terkenal AS. Laksana. 

Akhir kata, untuk Anda yang ingin update berita-berita terkini yang berkualitas dengan nuansa media sosial, saya merekomendasikan untuk mencoba media online Kumparan ini. Bisa diakses dengan cepat dengan web maupun aplikasi di smartphone. Berita up to date dan informasi terbaru dari seluruh dunia akan langsung tersaji dalam genggaman Anda.

Bagikan

Jangan lewatkan

Media Online Kumparan, Baca Berita Rasa Media Sosial
4/ 5
Oleh samantha reyhan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.