Jumat, 10 Februari 2017

Khasiat Tanaman Brotowali Untuk Penderita Diabetes Mellitus





Tanaman brotowali (Tinospora crispa L.) Miers merupakan salah satu tanaman obat yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman  brotowali tersebar di India, Srilangka, Malaysia, Filipina dan Indonesia. Persebaran tanaman ini di Indonesia meliputi daerah Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Tanaman brotowali mempunyai nama daerah yang berbeda-beda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Contohnya di Jawa tanaman ini lebih dikenal dengan sebutan antawali, pratawali atau daun gadel. tanaman brotowali lebih dikenal dengan nama andawali didaerah Sunda. Berbeda dengan daerah lainnya nama patarwali, akar serting, panamar gantung lebih dikenal oleh masyarakat di Kalimantan.
Brotowali (Tinospora crispa, L.) merupakan tumbuhan obat  herbal family Menispermaceae yang mempunyai beberapa manfaat diantaranya dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, melancarkan fungsi organ pernafasan, menambah nafsu makan dan menurunkan kadar gula. Beberapa manfaat yang dikandung pada batang Brotowali dengan banyaknya jenis senyawa kimia yang dikandungnya antara lain : flavanoid, alkaloid, dan saponin. Pengkonsumsian ini biasanya dalam bentuk jamu.

Pengobatan dilakukan untuk mengobati penyakit diabetes mellitus salah satunya dengan tanaman brotowali. Jika penyakit ini dapat diketahui sejak dini maka akan mempermudah proses pengobatannya. Biasanya orang akan menyadari bahwa dirinya terjangkit penyakit diabetes mellitus setelah melakukan tes dilaboratorium. Baik pengobatan herbal menggunakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat yang dapat menurunkan kadar glukosa darah atau melalui pengobatan modern dilakukan untuk menghinadari komplikasi yang ditimbulkan.





Masyarakat terdahulu  biasa menggunakan tanaman brotowali ini untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Bagian tanaman brotowali yang bisa dimanfaatkan sebagai obat antara lain bagian batang dan daunnya. Batangnya digunakan untuk pengobatan rematik, memar, demam, merangsang nafsu makan, sakit kuning, cacingan dan batuk. Tanaman brotowali ini biasanya oleh masyarakat dijadikan sebagai jamu. Meskipun rasa dari jamu brotowali ini sangat pahit namun masyarakat masih banyak yang mengkonsumsi jamu tersebut. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang menganggap bahwa tanaman brotowali ini sebagai tanaman obat tradisional karena aman untuk dikonsumsi.
Pada saat mengkonsumsi tanaman brotowali ada cara yang harus digunakan rebusan batang bratawali yang terasa sangat pahit, bisa mengurangi kadar gula darah dan membantu mengurangi gejala kencing manis. Ramuan dari tanaman brotowali untuk mnegobati penyakit diabetes mellitus yaitu sebanyak 1 jari batang brotowali, 10 gram sambiloto kering, 30 gram daun kumis kucing. Semua bahan dicuci direbus dengan 800 cc air sehingga tersisa 400 cc, lalu diminum 2 kali sehari setelah makan.


Bagikan

Jangan lewatkan

Khasiat Tanaman Brotowali Untuk Penderita Diabetes Mellitus
4/ 5
Oleh samantha reyhan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.