Selasa, 14 Februari 2017

Bahaya Vapor atau Rokok Elektrik


Vapor atau Rokok Elektrik diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electrik cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, juga aneka bahan berbahaya lainnya. Rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebagian perusahaan menjual cairan perasa tertentu. Antara lain perasa mentol/ mint, karamel, buah-buahan, kopi, coklat maupun susu dan masih banyak lagi perasa liquid untuk vapor ataupun rokok elektrik.

Saat pertama kali rokok elektrik beredar, sebenarnya liquid untuk rokok ini tidak mengandung nikotin, karena banyak permintaan dari konsumen untuk menambahkan nikotin, sehingga banyak beredar liquid yang mengandung nikotin. Dahulu pertama kali pencipta rokok vapor ini tidak di gabungkan nikotin kedalam cairan liquid tersebut, namun dengan sekian banyaknya permintaan konsument agar liquid tersebut di tambahkan nikotin kedalamnya. karena itulah banyak sekali liquid roko vapor yang bernikotin di jual di mana-mana. Alhasil rokok jenis vapor dan rokok tembakau hampir sama efek samping dan bahayanya, karena kedua jenis rokok tersebut sama-sama memiliki kandungan nikotin yang kuat agar membuat para penghisapnya terus kecanduan dan terus kecanduan.



Efek Samping Vapor atau Rokok Elektrik
FDA atau yang di sebut dengan “Food and Drug Administration” di Amerika Serikat sudah mengemukakan bahwa dari 18 penelitian mengenai rokok jenis elektrik ini. Mereka menemukan suatu efek samping yang cukup berbahaya yang di akibatkan oleh nikotin cair sintesis yang terdapat di dalam cairan rokok elektrik tersebut yang ternyata dapat merusak kinerja paru-paru dan juga membuat paru-paru teriritasi. Jika saat rokok diisap dan masuk kedalam rongga paru-paru, cairan jenis liquid yang berubah menjadi uap tersebut akan menjadi carbonyl yang dapat mengakibatkan timbulnya kanker. Apa lagi saat ini rokok elektrik vapor telah memiliki pengatur suhu yang di pergunakan untuk mengatur kadar nikotin. Namun semakin tinggi pengaturan suhu yang ada pada roko elektrik, maka akan semakin banyak pula zat carbonyl yang diproduksi di dalamnya. Selain itu juga, jumlah formaldehida yang terkandung pada rokok elektrik akan mengimbangi rokok biasa atau rokok tembakau. Padahal formaldehida dan carbonyl bisa membahayakan paru-paru setiap orang yang menghisapnya. Dan yang parahnya lagi asap buatan yang di hasilkan oleh liquid tersebut juga akan menimbulkan zat aerosol yang sangat berisiko untuk kesehatan paru-paru manusia pada umumnya.

    Bahaya Vapor atau Rokok Elektronik

    1. Rokok Beresiko Terbakar
Rokok elektrik ini dapat bekerja dan membakar dengan adanya bantuan sebuah baterai yang berguna untuk memanaskan liquid menjadi sebuah uap atau asap yang di hasilkannya. dan apabila ada terjadi suatu konsletting atau masalah pada pemanas, maka akan beresiko pemanas menjadi terbakar, karena sekecil apapun arus listrik atau kapasitas baterai jika meledak maka bisa saja akan sangat membahayakan keselamatan anda.

    2. Kadar Nikotin Tidak Tentu
Ternyata rokok elektrik ini belum ada penetapan yang resmi akan nikotin yang terkandung di dalamnya, karena itu bahaya rokok elektrik vapor untuk kesehatan tidak dapat di ragukan lagi, karena tidak mustahil bila banyak pedagang yang nakal  membuat cairan liquid sendiri yang kadar nikotinnya mereka sendiri tidak tahu kadarnya membahayakan atau tidak. Pada umumnya bahwa nikotin ini merupakan zat yang sangat berbahaya bila di konsumsi terlalu banyak atau berlebihan.

    3. Merusak Paru Paru
Karena asap yang berasal dari rokok elektrik vapor berasal dari sebuah cairan liquid yang di buat dari bahan dasar yaitu campuran zat zat seperti gliserin, propilen glikol dan zat perasa yang terbuat dari zat-zat kimia. Karena itulah asap tersebut akan masuk kedalam paru-paru dan merusak sistem kerja dan rongga-rongga paru-paru manusia, dan jika di gunakan dalam jangka waktu yang panjang maka perlahan-lahan sistem kekebalan tubuh penghisapnya akan mulai berkurang seiring berjalannya waktu, oleh karena itu tak heran jika seorang perokok aktif pada masa dewasa nya mengalami berbagai macam penyakit paru-paru dan kanker yang mematikan.

    4. Penyakit Jantung
Bukan hanya masuk kedalam paru-paru saja, asap rokok beserta efek sampingnya juga akan masuk kedalam sel-sel otak dan sel darah merah, sehingga kandungan zat-zat racun yang di hisap akan juga masuk kedalam jantung yang dapat mengakibatkan resiko terkena sakit jantung yang sangat besar.

    5. Pusing Dan mual
Asap rokok yang mengandung zat-zat racun juga akan masuk kedalam sel-sel yang mengarah ke otak, sehingga tak jarang bila banyak pengkonsumsi rokok elektrik vapor mengalami pusing dan mual. nah jika hal ini terus di lakukan dalam jangka waktu yang panjang, maka akan terjadi banyak pemutusan sel-sel jaringan otak yang dapat mengakibatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit yang mengarah kekepala mulai akan berkurang secara perlahan. Pada dasarnya yang perlu sekali anda ketahui bahwa rokok elektrik vapor dan rokok tembakau sama-sama berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia, karenanya jika ingin gaya hidup yang lebih sehat, maka lebih baiklah berhenti merokok mulai dari saat ini.

Bagikan

Jangan lewatkan

Bahaya Vapor atau Rokok Elektrik
4/ 5
Oleh samantha reyhan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.